Fakta di Balik Kematian Wanita 68 Tahun di Gorong-Gorong Waturenggong
Denpasar – Kematian tragis seorang wanita bernisial IGAED (68) di dalam gorong-gorong di wilayah Waturenggong, Denpasar, sempat menggegerkan warga sekitar.
Peristiwa yang terjadi, Kamis (24/4/2025) sekitar pukul 19:45 Wita itu terungkap, kondisi rabun yang dialami korban diduga menjadi penyebab ia tersesat hingga terperosok ke dalam saluran tersebut.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi. Menurutnya, kondisi mata korban rabun. Hal inilah yang mungkin menyebabkan korban tersesat hingga terperosok ke dalam gorong-gorong.
“Pengelihatan korban memang rabun namun suka keluar rumah tanpa pemberitahuan kepada keluarga,” kata Sukadi melalui keterangan tertulisnya, Jumat (25/4/2025).
Saat ditemukan, kata Sukadi, tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, selain benturan di pelipis sebelah kiri saat terjatuh.
Peristiwa tersebut menurut Sukadi, pertama kali diketahui oleh salah seorang pemancing bernama Fathul Anam (23). Saat itu, saksi hendak memasuki gorong-gorong untuk memancing ikan.
“Setelah sampai di dasar sungai, saksi menyenter untuk melihat-lihat ikan, namun saksi kaget saat melihat ada kaki dan menduga itu mayat namun saksi tidak tau itu laki-laki atau perempuan, selanjutnya saksi naik dan menyampaikan temuan tersebut kepada warga sekitar,” jelas Sukadi.
Korban diketahui keluar dari rumah sekitar pukul 13.00 wita. Ia bahkan keluar rumah tanpa sepengetahuan keluarganya.
“Keluarga korban berangkat ke Pura Besakih sekitar pukul 15.00 Wita
Korban terlihat terakhir keluar sekitar pukul 13.00 Wita”, tutur Sukadi.
Reporter: Yulius N

Tinggalkan Balasan