Wacanabali.com, Jembrana – Pemerintah Provinsi Bali menyalurkan bantuan sosial senilai Rp304 juta kepada 30 warga terdampak bencana dan musibah di Kabupaten Jembrana. Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, pada Kamis (5/11/2026).

Dari total bantuan tersebut, sebesar Rp98 juta dialokasikan untuk membantu perbaikan rumah tiga warga yang mengalami kerusakan akibat kebakaran. Sementara itu, Rp206 juta lainnya disalurkan sebagai bantuan penguatan ekonomi kepada 27 penerima manfaat.

Dalam kegiatan tersebut, Giri Prasta didampingi Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, mantan Bupati Jembrana periode 2000–2010 I Gede Winasa, serta Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali I Gede Agung Teja Bhusana Yadnya.

Baca Juga  Mulai Mei, Dispar Bali Cek Pungutan Wisatawan Asing di DTW

Adapun tiga warga penerima bantuan perbaikan rumah yakni I Ketut Sumerta, warga Banjar Ketiman, Desa Manistutu, Kecamatan Melaya, yang menerima Rp23 juta untuk perbaikan rumah dengan kategori rusak sedang.

Selanjutnya, I Kadek Dwi Loka Wijaya, warga Banjar Dauh Pangkung, Desa Pekutatan, Kecamatan Pekutatan, menerima bantuan Rp50 juta untuk memperbaiki rumah dan balai sari yang mengalami kerusakan berat.

Sementara itu, Ahmad Kurniawan, warga Banjar Anyar, Desa Air Kuning, Kecamatan Jembrana, menerima bantuan Rp25 juta untuk perbaikan rumah yang mengalami kerusakan sedang. Selain itu, Giri Prasta juga menyerahkan bantuan tambahan sebesar Rp2 juta kepada I Ketut Sumerta.

Giri Prasta menyampaikan keprihatinannya atas musibah kebakaran yang dialami masyarakat. Ia menegaskan, bantuan tersebut merupakan bentuk implementasi program Pemerintah Provinsi Bali dalam penanganan bencana sekaligus memastikan pemerintah hadir membantu masyarakat yang mengalami kesulitan.

Baca Juga  Pj Gubernur Bali Harap Bupati-Wali Kota Kelola APBD 2025 Secara Optimal

“Ini adalah wujud implementasi program Bapak Gubernur Bali, salah satunya dalam penanganan bencana. Atas nama Pemerintah Provinsi Bali, kami memberikan bantuan sesuai dengan kerugian yang dialami masyarakat akibat bencana,” ujarnya.

Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat dan mendukung proses pemulihan, khususnya dalam membangun kembali tempat tinggal yang mengalami kerusakan.

“Bantuan ini sudah dipergunakan untuk membangun kembali rumah yang sebelumnya terkena bencana. Semoga rumah yang dibangun ini bisa dijadikan tempat beraktivitas yang aman dan nyaman,” imbuhnya.

Berdasarkan data BPBD Provinsi Bali, penyerahan bantuan pada 5 November 2026 merupakan penyaluran bantuan sosial kesepuluh di Kabupaten Jembrana sepanjang 2026.

Sebelumnya, Pemprov Bali telah menyalurkan bantuan dengan total Rp507,5 juta. Dengan tambahan bantuan sebesar Rp304 juta, akumulasi bantuan sosial yang telah disalurkan kepada masyarakat Jembrana hingga November 2026 mencapai Rp811,5 juta.

Baca Juga  Terima Pamit Daniel Adityajaya, Koster Harapkan Sinergi Pemprov dan Polda Bali Berlanjut

Penyaluran bantuan ini diharapkan dapat membantu masyarakat bangkit dari dampak bencana dan musibah, baik melalui pemulihan tempat tinggal maupun penguatan kondisi ekonomi.