Wacanabali.com, Denpasar – Ketua Komisi III DPRD Bali, I Nyoman Suyasa menyebut Peraturan Daerah (Perda) Angkutan Sewa Khusus Pariwisata Bali (ASKP) menyampaikan perda tersebut tinggal tahap penyempurnaan materi muatan di Kementerian Dalam Negeri (kemendagri).

Koordinator Perda ASKP itu mengatakan, dua minggu lalu pihaknya kembali berkonsultasi dengan Kemendagri untuk menanyakan proses fasilitasi dan harmonisasi peraturan ini.

Dalam konsultasi tersebut, lanjut Suyasa, Kemendagri memberikan arahan agar beberapa materi muatan disempurnakan, baik dari sisi narasi maupun redaksional, sehingga tidak menimbulkan kesan diskriminatif maupun ketidakadilan.

“Ada saran dari sana yang menjadi atensi beberapa poin harus ada perbaikan dari segi narasi dan redaksionalnya, bahasanya beberapa materi muatan itu diperhalus agar tidak menimbulkan kesan diskriminatif atau ketidakadilan,” jelas Ketua Komisi III DPRD Bali itu saat dihubungi, Kamis (12/3/2026) sore.

Baca Juga  DPRD Bali Kompak Dukung Penyertaan Modal Perseroda PKB, Minta Transparansi Diperkuat

Meski begitu, Suyasa mengatakan, Kemendagri menilai secara umum Perda ASKP sudah bagus. “Secara prinsip itu dapat diterima, tapi dengan ketentuan-ketentuan tadi harus ada perbaikan dari segi redaksional dan narasinya,” imbuhnya.

Karena itu saat ini pihaknya tengah memperbaiki beberapa poin yang disarankan oleh Kemendagri. “Setelah kita konsultasi, kita buatkan draf baru sesuai arahan Kemendagri,” kata Suyasa.

Draf perbaikan tersebut telah kembali diserahkan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat Jenderal Otonomi Daerah untuk dilakukan pengecekan. Perbaikan itu dilakukan menindaklanjuti saran Kemendagri agar materi dalam Perda ASKP mampu mengayomi seluruh kepentingan pelaku transportasi pariwisata di Bali. Selain itu, regulasi tersebut juga diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas sektor pariwisata di Bali.

Baca Juga  Gus Yesa Tantang "Caleg Spesial" Gianyar Bedah Gagasan

“Kami juga tetap berkomitmen untuk memperjuangkan poin-poin yang menjadi aspirasi forum driver tersebut sebagai bentuk komitmen kami memperjuangkan dan memperkuat pelaku usaha lokal agar bisa menjadi tuan rumah di daerah sendiri,” tegasnya.

 

Reporter: Yulius N