Wacanabali.com, Denpasar – Gubernur Bali, Wayan Koster, mengatakan kemacetan panjang yang terjadi di Jalur Denpasar menuju Gilimanuk di musim mudik Lebaran dipicu oleh peningkatan kunjungan wisatawan domestik dan angkutan logistik yang masuk ke Pulau Dewata sepanjang periode 1-15 Maret 2026.

“Memang kondisinya saat ini jumlah wisatawan domestik yang datang ke Bali meningkat cukup besar. Belum lagi banyaknya angkutan domestik yang masuk, tercatat naik sekitar 6 persen,” kata Koster.

Koster menjelaskan, sebelumnya puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 17–18 Maret. Namun lonjakan kendaraan ternyata sudah terjadi lebih awal sehingga membuat kondisi lalu lintas sempat berada di luar perkiraan.

“Kita juga tidak menyangka akan seramai itu, apalagi kondisi infrastruktur kita memang belum memadai,” ujarnya.

Baca Juga  Peduli Warga Kena Bencana, Koster Bantu Rp 326 Juta

Untuk mengurai kemacetan, Koster mengatakan aparat kepolisian bersama instansi terkait telah melakukan berbagai langkah penanganan di lapangan.

Koster mengatakan dirinya telah meminta Kepala Dinas Perhubungan serta jajaran Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) untuk mempercepat penanganan arus kendaraan

Ia mengatakan jalur Gilimanuk-Mengwi dengan karakteristik jalan yang berkelok dan memiliki tanjakan membuat truk pengangkut barang bergerak lebih lambat sehingga menghambat kendaraan lain di belakangnya.

“Jalur dari Gilimanuk ke Denpasar memiliki banyak tikungan dan tanjakan. Jika dilalui truk logistik, lajunya sangat pelan. Di belakangnya sering ada bus atau kendaraan lain sehingga antrean menjadi semakin panjang,” katanya.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, pemerintah daerah kini mempertimbangkan kebijakan baru yang mengatur pergerakan kendaraan logistik yang masuk maupun beroperasi di Bali.

Baca Juga  Kementerian LH Apresiasi Langkah Cepat Koster Tangani TPA Suwung, Bali Jadi Percontohan Nasional

“Karena itu saya sedang mempertimbangkan untuk membuat kebijakan yang mengatur pergerakan kendaraan logistik yang masuk ke Bali maupun yang beroperasi di dalam Bali,” ujar Koster.

Adapun sebelumnya dikabarkan terjadi kemacetan di jalur Denpasar menuju arah Gilimanuk mencapai sepanjang 31 Km.