Wacanabali.com, Tabanan — Gubernur Bali, Wayan Koster, menghadiri Puncak Karya Pujawali di Pura Luhur Batulumbung, Desa Senganan, Kabupaten Tabanan, Kamis (9/4/2026). Kehadiran orang nomor satu di Bali tersebut menjadi bentuk nyata dukungan pemerintah terhadap pelestarian adat, budaya, dan spiritual masyarakat Bali.

Dalam kesempatan tersebut, Wayan Koster menyerahkan punia sebesar Rp25 juta sebagai kontribusi bagi pelaksanaan karya di pura yang juga dikenal sebagai salah satu cagar budaya. Bantuan ini diharapkan dapat mendukung kelancaran upacara sekaligus menjaga keberlangsungan tradisi keagamaan di Bali.

“Pemerintah Provinsi Bali akan terus mendukung pelestarian adat, seni, dan budaya yang menjadi jati diri masyarakat Bali,” ujar Wayan Koster.

Baca Juga  Koster Perkuat Koperasi dan Pertanian Lokal, Arahkan Bali Menuju Kemandirian Ekonomi Kerthi

Bendesa Adat Soka, I Wayan Esiawan, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Gubernur sebagai upasaksi dalam puncak karya tersebut. Ia menilai kehadiran pimpinan daerah memberikan semangat dan kebanggaan tersendiri bagi krama adat setempat.

“Kami sangat bangga dan berterima kasih atas kehadiran Bapak Gubernur yang telah menjadi upasaksi dalam karya ini. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjaga tradisi leluhur,” ungkap I Wayan Esiawan.

Selain mengikuti rangkaian persembahyangan, Gubernur Koster juga mengapresiasi penampilan seni budaya yang ditampilkan, termasuk Tari Pendet cilik yang dibawakan generasi muda di lingkungan pura. Hal ini dinilai sebagai upaya penting dalam menjaga kesinambungan seni tradisional Bali sejak usia dini.

Turut hadir mendampingi dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, bersama jajaran terkait yang ikut mendukung kelancaran pelaksanaan karya.

Baca Juga  Bukan Main, Pusat Berdiri Belakang Koster Tangani Sampah di Bali