Kasus Korupsi Dinilai Landai jika Hal Berikut Diterapkan
Denpasar – Ketua Bali Corruption Watch (BCW) Putu Wirata Dwikora menyebutkan, kesadaran anti korupsi hanya bisa ditumbuhkan apabila pemimpin Indonesia mampu memberikan teladan.
“Kesadaran hanya bisa tumbuh bila pemimpin di eksekutif, legislatif, yudikatif dan pemimpin non-formal, memberi contoh dan keteladanan,” ujarnya kepada Wacanabali.com, Kamis (14/12/23).
Menurutnya, kini narasi-narasi serta kuliah anti korupsi sudah tidak relevan apabila tidak dibarengi dengan aksi nyata.
“Harus ada kesatuan antara pikiran, perkataan dan tindakan. Pikiran dan kesadaran untuk memberantas korupsi mesti diucapkan dan dilaksanakan seutuhnya. Jangan seperti sekarang, wacana-wacana anti korupsi dari pejabat dan kekuasaan tapi tidak begitu dalam praktiknya.” imbuhnya.
Mantan jurnalis senior ini menegaskan, keteladanan dari pemimpin bangsa sangat berpengaruh untuk memicu kesadaran masyarakat dalam menegakkan budaya anti korupsi.
“Sudah ada ratusan anggota legislatif, ratusan kepala daerah, yang terjerat kasus korupsi dan itu contoh yang buruk dan menyebabkan masyarakat tidak percaya lagi dengan narasi, literasi dan ucapan-ucapan pejabat tentang komitmen yang mereka ucapkan dalam sumpah jabatan saat dilantik,” singgungnya.
Reporter: Komang Ari

Tinggalkan Balasan