Denpasar – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) RI menggelar Business Matching 2024 di Kawasan Sanur, Bali, Senin (4/3/24).

Menurut penuturan Sekretaris Jenderal Kemenperin Eko Cahyanto, pihaknya mengidentifikasi Rp1.200 Triliun potensi belanja dalam negeri dari pemilik anggaran baik Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah.

“Kami mencoba memilah antara kebutuhan terhadap produk-produk maupun jasa. Khusus untuk produknya kami targetkan sebesar-besarnya,” terangnya.

Lebih lanjut disebutkan, Business Matching ini digelar guna mempertemukan para pengguna anggaran dengan para produsen atau penyedia barang bersertifikat TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri).

“Kami terus mendorong teman-teman pemilik anggaran untuk lebih mengenal produk-produk dalam negeri,” sambungnya.

Melalui kegiatan ini, Eko berharap terjadi peningkatan komitmen dari para pemilik anggaran untuk menggunakan produk dalam negeri.

“Kami berharap terjadi peningkatan komitmen para pemilik anggaran untuk memakai produk dalam negeri. Selain itu, para produsen bisa masuk ke proses pengadaan barang dan jasa dengan lebih mudah,” tandasnya.

Reporter: Komang Ari