Jembrana – Tiga anak punk, kawanan pencuri sepeda motor diamankan jajaran Reskrim Polsek Mendoyo. Mereka sempat dilaporkan meminta uang kepada warga karena sepeda motornya kehabisan bensin. Setelah diamankan ternyata ketiga anak jalanan tersebut mencuri sepeda motor di wilayah Kuta, Kabupaten Badung.

Kapolsek Mendoyo, Kompol I Putu Suarmadi saat dikonfirmasi menjelaskan keronologi pengungkapan kasus pencurian sepeda motor tersebut. Menurutnya berawal dari informasi adanya orang mencurigakan di sebuah minimarket di wilayah Desa Penyaringan.

“Berawal dari ada orang yang mencurigakan dan meminta uang untuk membeli bensin. Atas laporan tersebut anggota Polsek Mendoyo melakukan pengecekan dan mendapati orang tersebut membawa sepeda motor tanpa plat kendaraan dan kunci kontak. Lalu kita amankan ke Mako Polsek Mendoyo,” jelasnya.

Dari hasil interogasi, orang tersebut juga tanpa membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP). Anggota Polsek Mendoyo juga melakukan pengecekan terhadap sepeda motor jenis Honda Supra tanpa kunci kontak dan plat kendaraan yang dibawa orang tersebut.

“Kepada anggota orang tersebut mengaku bernama Danan asal Bandung, Jawa Barat. Sedangkan sepeda motor yang dibawa diakuinya hasil curian di wilayah Kabupaten Badung. Dari pengakuan tersebut, Unit Reskrim melakukan pengecekan ke Polsek Kuta, diakui memang benar adanya kasus pencurian sepeda motor sesuai dengan ciri-ciri sepeda yang kita amankan,” beber Kompol Suarmadi.

Lanjut Kompol Suarmadi, pihaknya melakukan pengembangan berdasarkan laporan warga di Desa Delod Bersawah. Kecamatan Mendoyo, terjadi kejadian yang sama. Warga melaporkan adanya anak punk yang meminta uang untuk membeli bensin.

“Kita melakukan pengembangan kasus tersebut, dan berhasil mengamankan dua orang anak punk, dan sebuah sepeda motor Supra. Keduanya yakni Wahyu (32) asal Banda Aceh dan Dodi Andika (23) asal Provinsi Bandar Lampung. Dari keduanya selain diamankan sepeda motor Supra tanpa nomer polisi juga diamankan 3 buah HP berbagai merek,” jelasnya.

Ternyata kedua orang tersebut merupakan satu komplotan dengan Deden yang diamankan lebih awal di sebuah minimarket di Desa Penyaringan. Pengakuan ketiganya awalnya mereka berangkat berempat dari Kuta dengan mengendarai tiga sepeda motor curian. Karena lokasi kejadian di wilayah Kuta, ketiganya berikut barang bukti diserahkan ke unit Reskrim Polsek Kuta guna penanganan lebih lanjut.

“Ternyata mereka berjumlah 4 orang, satu orang lagi berhasil kabur saat ketahuan temannya diamankan polisi. Ketiga terduga pelaku pencurian sepeda motor sudah kita serahkan kepada Unit Reskrim Polsek Kuta, berikut lengkap dengan barang buktinya,” tutup Kompol Suarmadi.

Editor: Ngurah Dibia