Denpasar – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Dewa Ayu Sekar Anggaraeni menilai, rendahnya minat perempuan untuk terjun ke politik diakibatkan oleh anggapan bahwa politik hanya diperuntukan untuk laki-laki.

“Adanya stigma negatif terhadap dunia politik sebagai dunia yang maskulin, kejam bahkan kotor dan hanya cocok untuk pria,” tuturnya kepada Wacanabali.com, Senin (8/7/24).

Menurutnya, pemahaman akan politik sebagai alat untuk mencapai tujuan juga masih cenderung rendah. Keterlibatan perempuan dalam ranah politik, sambung Sekar, sangatlah penting mengingat upaya memperjuangkan kesejahteraan perempuan akan sangat ditentukan oleh pengalaman perempuan itu sendiri.

“Hanya perempuan yang paham apa yangg dibutuhkan perempuan. Tidak hanya soal kebutuhan perempuan tapi juga secara umum tentang kesejahteraan dan pendidikan bagi perempuan dan anak,” tandasnya.

Baca Juga  Seleksi Anggota KPU se-Bali 30 Persen Perempuan

Ia menegaskan, KPU Denpasar dalam sosialisasi yang dilakukan telah menyasar 11 basis termasuk segmen perempuan dan segmen keluarga dengan materi yang diberikan menyangkut mendorong peran perempuan dalam pemilu/pilkada.

Reporter: Komang Ari