Denpasar – Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Kadistan) Provinsi Bali I Wayan Sunada memastikan ketersediaan janur, buah-buahan, hingga daging bagi menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan dalam kondisi aman.

“Untuk kesiapan menjelang galungan nanti itu sudah siap sekali,” ujarnya saat dihubungi, Rabu (16/4/25).

Dia menyampaikan, saat ini populasi babi di Bali mencapai 450 ribu ekor.

Kendati demikian, pihaknya tak menampik harga babi sedikit naik lantaran permintaan yang tinggi.

“Di samping juga untuk menyambut hari Raya Galungan dan babi kami juga sudah banyak yang keluar. Contohnya ke Jakarta, ke Kalimantan, Sulawesi. Apalagi Selawesi itu nggak ada babi di sana. Ngambilnya di Bali gitu lho,” bebernya.

“Itu lah penyebabkan harga babi sedikit naik,” jelasnya.

Harga babi hidup saat ini Rp54 ribu per kilogram, sementara daging babi dijual hingga Rp110 ribu per kilogram di pasaran.

Lebih lanjut, Sunada mengatakan stok buah-buahan juga mencukupi karena saat ini sejumlah komoditas sedang memasuki musim panen.

“Seperti buah durian, manggis, dan yang lain-lain itu ada semua. Apalagi nanas, jeruk, dan alpukat itu lagi panen sekarang,” ungkapnya.

Selain itu, untuk janur saat ini paling banyak didatangkan dari Jembrana. Ia menilai pasokan tersebut akan mencukupi untuk hari raya Galungan dan Kuningan mendatang.

“Kita cukup untuk busung (janur, red). Kalaupun tidak datang dari luar Bali, kita cukup untuk busung,” sambungnya.

Reporter: Komang Ari