Wacanabali.com, Denpasar – Merespons apresiasi Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq, atas capaian pemilahan sampah yang telah melampaui 60 persen, Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pengelolaan sampah berbasis sumber.

Diketahui, apresiasi tersebut merujuk pada capaian pemilahan sampah di Kota Denpasar secara khusus, serta di Bali secara umum.

“Kami mengucapkan terima kasih atas apresiasi yang diberikan Bapak Menteri. Ini menjadi motivasi bagi kami di Kota Denpasar untuk terus memperkuat gerakan pemilahan sampah dari sumber,” ujarnya, Jumat (17/4/26).

Jaya Negara menyampaikan, capaian tersebut tidak terlepas dari kerja bersama berbagai elemen, mulai dari desa adat, perangkat daerah, hingga komunitas lingkungan yang secara konsisten mengedukasi serta mendorong partisipasi masyarakat.

Baca Juga  Raffi Ahmad Dituding Terlibat "Money Laundry", Begini Respon Togar

Berbagai upaya, sambung dia, terus digencarkan, baik melalui penguatan pengelolaan di tingkat rumah tangga maupun optimalisasi fasilitas pengolahan, seperti TPST Kesiman Kertalangu, TPST Tahura, serta TPS3R yang tersebar di desa dan kelurahan.

Selain itu, distribusi komposter kepada masyarakat juga terus didorong guna mendukung pengelolaan sampah organik secara mandiri dari sumber. Program ini diharapkan mampu mengurangi beban sampah sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat.

Lebih lanjut, Jaya Negara menegaskan kesiapan pihaknya dalam menindaklanjuti arahan Menteri terkait penguatan penegakan aturan.

Penerapan sanksi terhadap pelanggaran pengelolaan sampah, termasuk sanksi ringan, akan dilakukan secara bertahap.
Namun demikian, ia menekankan bahwa pendekatan edukasi tetap menjadi prioritas sebelum penegakan aturan diterapkan secara menyeluruh.

Baca Juga  Jaya Negara Sampaikan LKPJ 2025, IPM Tertinggi di Bali

“Tentu penegakan aturan akan kami lakukan, namun sebelumnya penegakan dilakukan kami harus memberikan pelayanan secara keseluruhan kepada masyarakat dulu, serta tetap diiringi dengan sosialisasi dan edukasi agar masyarakat semakin sadar dan disiplin dalam memilah sampah,” tambahnya.