Wacanabali.com, Denpasar – Bertepatan dengan Buda Cemeng Ukir, Wakil Gubernur Bali Nyoman Giri Prasta bersama istri dan keluarga melaksanakan persembahyangan bersama dalam rangka piodalan di Rumah Jabatan Wakil Gubernur Bali, Rabu (22/4). Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh makna sebagai bagian dari tradisi spiritual masyarakat Hindu di Bali.

Persembahyangan tersebut merupakan wujud bhakti dan rasa syukur ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Selain itu, momentum ini juga dimaknai sebagai doa bersama untuk memohon keselamatan, kedamaian, dan kerahayuan bagi seluruh masyarakat Bali.

“Momentum suci ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Tuhan serta menjaga keseimbangan antara sekala dan niskala dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Nyoman Giri Prasta.

Baca Juga  Pendidikan dan Kesehatan Gratis Jadi Program Prioritas Koster-Giri di Klungkung

Ia menambahkan, nilai-nilai spiritual yang terkandung dalam piodalan hendaknya terus dijaga dan dilestarikan sebagai bagian dari kearifan lokal Bali. Menurutnya, keharmonisan hidup tidak hanya dibangun melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui penguatan nilai adat, budaya, dan spiritualitas.

“Dengan menjaga nilai-nilai ini, kita dapat mewujudkan kehidupan yang harmonis, selaras, dan seimbang sebagaimana filosofi hidup masyarakat Bali,” tambahnya.