Wacanabali.com, Jembrana – Kilometer listrik di Kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Jembrana, Desa Baluk, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Bali, terbakar pada Kamis (05/11/26). Kebakaran yang diduga dipicu korsleting listrik tersebut menyebabkan sambungan listrik padam sehingga pelayanan di kantor Samsat sempat terganggu.

Peristiwa itu pertama kali diketahui sekitar pukul 11.48 Wita oleh I Putu Agus Bayu Pratama, petugas keamanan (satpam) Kantor Samsat Jembrana. Saat itu, saksi hendak kembali menuju pos jaga. Namun, langkahnya terhenti setelah melihat percikan api yang muncul dari kilometer listrik di sisi timur kantor induk.

Menyadari adanya kebakaran, saksi segera menginformasikan kejadian tersebut kepada petugas Samsat. Laporan kemudian diteruskan ke Markas Komando (Mako) Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Jembrana.

Baca Juga  Lantik Enam Pejabat Fungsional, Bupati Satria Tekankan Integritas dan Pelayanan Masyarakat

Kasatpol PP Kabupaten Jembrana, I Ketut Eko Susila, mengatakan Regu III Damkar yang tengah bersiaga langsung bergerak menuju lokasi setelah menerima laporan.

“Setelah menerima laporan, Kita kerahkan tiga unit armada, yakni satu unit mobil pemadam Hino tembak serta dua unit mobil tangki berwarna silver dan merah, menuju lokasi kejadian,”jelasnya.

Lanjut Eko Susila, dalam penanganan tersebut, Petugas menghabiskan enam tabung alat pemadam api ringan (APAR) untuk mengendalikan api. Enam tabung tersebut terdiri atas satu tabung berkapasitas 12 kilogram, tiga tabung 9 kilogram, satu tabung 6 kilogram, dan satu tabung 3 kilogram.

Proses penanganan kebakaran berlangsung relatif singkat, yakni sekitar lima menit. Respons cepat petugas berhasil mencegah api meluas ke bagian bangunan lainnya.

Baca Juga  Immigration Lounge Discovery Mall Bali Resmi Beroperasi, Layani Paspor hingga Izin Tinggalkan

“Penanganan cepat dilakukan sebelum meluas, petugas berhasil memadamkan api dengan menggunakan Apar,”imbuhnya.

Meski api berhasil ditangani dengan cepat, dampak kejadian tersebut sempat mengganggu aktivitas pelayanan di Kantor Samsat Jembrana. Pasalnya, sambungan listrik di kantor tersebut mengalami pemadaman pascakebakaran.

Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui. Korsleting listrik pada kilometer listrik menjadi dugaan sementara pemicu munculnya api.