Depresi, Seorang Warga Diduga Mengakhiri Hidup dengan Membakar Diri di Dapur
Jembrana – Warga Cupel, Jembrana, Bali di gegerkan dengan kejadian warga meninggal dunia diduga bunuh diri dengan cara membakar dirinya. Diduga mengalami depresi, korban nekat mengakhiri hidupnya denga membakar diri didalam dapur miliknya, Minggu (25/08/24).
Kapolsek Negara, Kompol I Ketut Suaka Purnawasa saat dikonfiramasi membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Negara sekitar pukul 13,30 Wita. Korban Umni Hasnah (31) warga banjar Munduk Asem, Desa Cupel, Kecamatan Negara.
“Ada saksi yang melihat korban diduga melakukan bunuh diri dengan membakar diri di dalam dapur miliknya, tidak ada warga yang berani masuk kedalam dapur, warga berusaha menolong korban dengan memadamkan api yang sudah membakar atap dapur dengan air seadanya,” ungkapnya.
Lanjut Kompol Suaka, usai menerima laporan, anggota Polsek Negara bersama tim Inafis Polres Jembrana datang kelokasi dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Korban ditemukan sudah meninggal dunia didalam dapur, dengan kondisi mengalami luka bakar disekujur tubuh.
“Di temukan korban dalam keadaan meninggal dunia, dengan posisi tubuh korban tengadah dengan posisi kepala menghadap ke utara, serta sekujur tubuh korban dalam keadaan luka bakar hampir 100%. Selain itu disebelah timur rumah di temukan adanya bekas Tumpukan daun kelapa kering yang sudah di terbakar, serta di temukan korek api gas,” beber Kompol Suaka.
Kompol Suaka melanjutkan dari keterangan pihak keluarga maupun Kepala Lingkungan, korban diketahui sudah beberapa kali ingin mengahiri hidupnya. Selain itu korban sulit untuk diajak komunikasi, serta korban mempunyai prilaku yang suka bengong berdiam diri.
“Keterangan dari keluarga dan Kepala Lingkungan, korban mengalami gangguan mental setelah melahirkan sekitar dua bulan yang lalu. Satu bulan yang lalu korban juga pernah mau mencoba membakar diri dan sempat mau melakukan upaya bunuh diri namun berhasil dicegah,” katanya.
Dari keterangan saksi-saksi diduga korban meninggal diduga karena bunuh diri dengan cara membakar dirinya hingga meninggal dunia.
“Pihak keluarga korban mengikhaskan kejadian tersebut serta menolak untuk di lakukan autopsi terhadap jasad korban,” tandas Kompol Suaka.
Reporter: Dika
Editor: Ngurah Dibia

Tinggalkan Balasan