Denpasar – Sejumlah busana ramah lingkungan menghiasi panggung Sustainable Fashion Festival 2024 di Kawasan Canggu, Kuta Utara, Badung, Bali.

Menurut keterangan Event Leader SFF2024 sekaligus Founder TRI Cycle, Annisa Fauziah, busana-busana yang ditampilkan dalam peragaan busana ini berasal dari brand-brand lokal. Total, ada lima belas brand lokal yang terlibat. Tak hanya itu, keseluruhan busana diklaim menggunakan material yang bersifat ramah lingkungan.

“Karena memang sekarang, apalagi yang di Bali sendiri, sudah sangat bertumbuh desainer-desainer, brand-brand yang lokal, yang punya nilai desain yang tinggi, value yang tinggi, dan pesan tentang sustainabilitynya juga nyampe banget,” paparnya.

Annisa menekankan, tampil fashionable tidak melulu dengan memakai pakaian baru.

Baca Juga  SFF2024 jadi Festival Fesyen Berkelanjutan Pertama dan Terbesar di Indonesia

“Mungkin orang-orang punya stigma khusus untuk ngomongin isu sustainable fashion. Tapi kenyataannya kalo tadi kita lihat ya, baju-baju yang dipake sama model-model bagus banget.

Senada dengan itu, Fashion stylish Junior Rahmat Ilahi mengungkap, memadukan setiap karya dalam peragaan busana ini menjadi tantangan tersendiri.

“Karena setiap tenant punya karya dan karakteristiknya masing-masing, itu sebuah tantangan besar untuk aku karena bisa memadu padankan setiap item biar jadi satu kesatuan yang baik,” ungkapnya.

Meski begitu, Junior berharap festival ini dapat menginspirasi masyarakat untuk lebih bijak dalam membeli pakaian, serta memastikan setiap produk yang digunakan terbuat dari material ramah lingkungan.

Reporter: Komang Ari