Denpasar – Menepis adanya tudingan menurunnya partisipasi pemilih Pilkada, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan menyebut semua itu bullshit alias omong kosong.

Lidartawan mengaku sudah melakukan sosialisasi secara terstruktur, sistematis dan masif. Kata dia, semua itu bisa dilihat dari data yang sudah diinput KPU Bali.

“Semua sudah kita lakukan, semua upaya kita sudah lakukan sehingga apa yang ditudukan kepada kami tidak optimal sosialisasi, itu bullshit semua,” kata Ketua KPU Bali saat Media Gathering di Istana Jepun, Senin (23/12/2024).

Selain itu, Lidartawan mengatakan meski tidak ada C pemberitahuan dan C panggilan untuk memilih, jika sudah terdaftar di DPT online maka bisa memilih.

Baca Juga  Koster-Giri Dapat Nomor Urut 2, Restu Alam Lanjut Periode Kedua

“Sepanganjang dia ada di DPT online silakan datang memilih dan itu sudah kita layani semua,” ujarnya.

Lidartawan kemudian membeberkan, data partisipasi pemilih setiap kabupaten/kota. Ia menyebut semua kabupaten rata-rata diatas 70 persen, kecuali Kota Denpasar 59,55 persen.

Untuk diketahui, DPT Bali 3.283.893 Juta, Laki-laki 1.621.987 sedangkan Perempuan 1.661.906. Untuk pengguna hak pilik Pilkada 2024 sejumlah 2.364.475 juta ditambah daftar pemilih tambahan 3.703 ribu. Jadi partisipasi Pilkada Bali 71.92 persen.

Sementara, DPT disabilitas 15.830 ribu, terdiri dari Laki-laki 8.623 dan Perempuan 7.207 ribu. Pengguna hak pilih 2.759 ribu. Jadi partisipasi masyarakat disabilitas pilkada Bali 2024 sejumlah 17.43 persen.

Reporter: Yulius N