370 Calon Paskibraka-Paskibra Badung Siap Kibarkan Merah Putih, Adi Arnawa: Jaga Kekompakan
Wacanabali.com, Badung — Sebanyak 370 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Badung dan calon Paskibra Kecamatan se-Kabupaten Badung mengikuti Gelar Pasukan sebagai persiapan pelaksanaan tugas pada puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Sabtu (8/8), menjadi momentum untuk menyatukan visi, menyamakan persepsi, sekaligus membangun kekompakan antara calon Paskibraka Kabupaten dan Paskibra Kecamatan menjelang pelaksanaan upacara pada 17 Agustus mendatang.
Dari total peserta tersebut, sebanyak 70 merupakan calon Paskibraka Kabupaten Badung dan 300 calon Paskibra Kecamatan. Dalam kegiatan itu, masing-masing kelompok juga berkesempatan menampilkan yel-yel yang penuh semangat dan menghibur.
Gelar Pasukan turut dihadiri Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Ketua TP PKK Kabupaten Badung Ny. Rasniathi Adi Arnawa, anggota DPRD Badung Rai Wirata, serta pimpinan perangkat daerah terkait.
Bupati Adi Arnawa memberikan apresiasi kepada seluruh calon Paskibraka dan Paskibra yang telah mengikuti rangkaian latihan secara tekun sebagai persiapan menjalankan tugas negara pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Ia meminta seluruh calon pasukan pengibar bendera menjalankan amanah tersebut dengan disiplin, penuh tanggung jawab dan ketulusan. Menurutnya, tugas mengibarkan Sang Merah Putih bukanlah tugas ringan karena memiliki nilai sakral dalam momentum peringatan kemerdekaan.
“Tunjukan disiplin dan integritas Saudara. Buktikan bahwa adik-adik layak terpilih, dengan cara siapkan diri, berkonsentrasi, sehingga pada saat pelaksanaan benar-benar khidmat dan tidak ada hal-hal yang tidak diinginkan,” tegas Adi Arnawa.
Ia berharap seluruh calon Paskibraka dan Paskibra tetap menjaga konsentrasi serta kekompakan hingga hari pelaksanaan upacara. Persiapan yang matang dinilai menjadi kunci agar seluruh rangkaian pengibaran bendera dapat berjalan lancar dan khidmat.
Menurut Adi Arnawa, momentum pengibaran bendera pada 17 Agustus memiliki makna yang sangat sakral. Karena itu, seluruh peserta diminta memberikan kemampuan terbaik serta menjaga nama baik daerah.
“Momentum ini sangat sakral sekali, mudah-mudahan dengan persiapan matang bisa dibuktikan nanti saat 17 Agustus,” ujarnya.
Bukan Sekadar Pengibar Bendera
Lebih lanjut, Adi Arnawa menekankan bahwa keberadaan Paskibraka dan Paskibra tidak semata-mata bertugas sebagai pengibar bendera. Mereka juga merupakan bagian dari proses pembentukan generasi muda yang dipersiapkan menjadi calon pemimpin di masa depan.
Menurutnya, para anggota Paskibraka dan Paskibra harus mampu memahami sekaligus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Ia berharap pengalaman selama menjalani latihan dapat membentuk karakter generasi muda yang disiplin, tangguh, bertanggung jawab, serta memiliki integritas.
“Terima kasih telah menjadi generasi muda calon pemimpin bangsa yang akan bertanggung jawab mengantarkan Bangsa Indonesia menuju Indonesia yang maju dan tangguh,” ungkapnya.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada para pelatih dan pamong yang telah dengan penuh dedikasi membimbing serta menempa para calon Paskibraka dan Paskibra.
Menurutnya, proses latihan tidak hanya membentuk kemampuan teknis dalam baris-berbaris, tetapi juga membangun mental dan karakter agar para generasi muda mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Dengan digelarnya kegiatan tersebut, para calon Paskibraka Kabupaten Badung dan Paskibra Kecamatan diharapkan semakin solid dan siap menjalankan tugas pada puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, sekaligus membawa semangat persatuan dan nasionalisme dalam setiap langkah mereka.

Tinggalkan Balasan