Gubernur Koster Dukung “Run ASITA Bali” Jadi Agenda Tahunan Sport Tourism
Wacanabali.com, Denpasar– Gubernur Bali, I Wayan Koster, menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan ajang lari “Run ASITA Bali” sebagai agenda tahunan sport tourism. Dukungan tersebut disampaikan saat menerima audiensi DPD ASITA Bali di Jayasabha, Denpasar, Senin (6/4/2026).
Dalam pertemuan tersebut, dibahas penguatan sektor sport tourism melalui rangkaian kegiatan bertajuk “Road to 100 Tahun Pariwisata Bali”. Program ini diharapkan mampu menarik minat wisatawan sekaligus memperluas promosi pariwisata Bali berbasis aktivitas olahraga.
Ketua DPD ASITA Bali menyampaikan bahwa kegiatan ini akan dikemas dalam bentuk fun run dengan kategori 5K dan 10K. Ajang ini ditargetkan mampu menarik hingga 20.000 peserta, baik dari dalam negeri maupun mancanegara.
“Kami menargetkan partisipasi besar dengan konsep sport tourism yang menarik, sehingga dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke Bali,” ujarnya.
Rute lomba dirancang dimulai dari kawasan Jatiluwih Rice Terraces, yang dikenal sebagai salah satu destinasi wisata unggulan Bali. Ke depan, kegiatan ini direncanakan digelar secara bergilir di seluruh kabupaten/kota di Bali untuk pemerataan dampak ekonomi.
Gubernur Koster menegaskan bahwa pemerintah daerah mendukung penuh inisiatif tersebut, mengingat sektor pariwisata Bali memiliki kontribusi signifikan terhadap devisa nasional, yakni mencapai sekitar 53 persen.
“Kegiatan seperti ini sangat strategis untuk memperkuat pariwisata Bali. Kami mendukung penuh agar bisa menjadi agenda tahunan yang berdampak luas bagi ekonomi masyarakat,” tegas Koster.
Selain mendukung event sport tourism, pemerintah juga terus mempercepat pembangunan infrastruktur penunjang pariwisata. Di antaranya proyek shortcut Denpasar–Singaraja serta underpass Jimbaran guna meningkatkan kenyamanan dan aksesibilitas wisatawan.
Dalam kesempatan yang sama, ASITA Bali juga melaporkan kesiapan penyelenggaraan Bali & Beyond Travel Fair 2026 yang akan digelar pada 28–31 Mei 2026 di kawasan Nusa Dua. Ajang tersebut direncanakan diikuti oleh peserta dari 40 negara.
Melalui berbagai agenda tersebut, diharapkan Bali semakin memperkuat posisinya sebagai destinasi wisata dunia yang tidak hanya mengandalkan keindahan alam dan budaya, tetapi juga event olahraga berkelas internasional.

Tinggalkan Balasan