Wacanabali.com, Denpasar – Seorang pemuda berinisial MRF (22) diduga dikeroyok oleh segerombolan orang tak dikenal di Jalan Waturenggong, Panjer, Denpasar Selatan, Minggu (26/4/2026). Ia dikeroyok hanya karena menegur para pelaku yang duduk menghalangi jalan.

Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya menjelaskan, peristiwa ini terjadi saat korban melintas di area tersebut bersama enam orang temannya sekitar pukul 02.00 Wita.

Saat di lokasi kejadian, mereka melihat segerombolan orang duduk menghalangi jalan. Salah satu teman korban berniat menegur, namun teguran itu justru direspon dengan kekerasan.

“Setelah ditegur, segerombolan orang yang tidak dikenal mengeroyok pelapor dengan menggunakan tangan kosong dan menggunakan helm sehingga mengakibatkan pelapor mengalami luka,” terang Iptu Gede Adi.

Baca Juga  Nyoman Liang Minta Para Pihak Kosongkan Tanahnya

Atas tindakan segerombolan orang itu, korban mengalami luka pada sekujur tubuh.

“Pelapor mengalami luka robek pada bagian alis mata sebelah kanan, luka lebam pada mata sebelah kanan, luka gores pada bagian tangan kanan, tangan kiri dan bagian kaki kiri,” ujar Iptu Gede Adi.

Peristiwa ini kemudian dilaporkan ke aparat kepolisian Polsek Denpasar Selatan.

Dari hasil penyelidikan sementara, para pelaku berjumlah 8 orang. Salah satunya diantaranya berinisial SSS (26) asal Manggarai Timur, NTT.

“Sedangkan 7 pelaku lainnya dalam proses penyelidikan,” imbuh Iptu Gede Adi.

Reporter: Yulius N