Denpasar – Pimpinan Daerah Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (PD KMHDI) Provinsi Bali menggelar aksi damai sebagai wujud penyelesaian problematika ekologi, di depan monumen perjuangan rakyat Bali, Bajra Sandi, Renon Denpasar, Selasa (10/10/23).

Dalam aksi tersebut KMHDI Bali juga menyampaikan pernyataan sikap mendukung penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Archipelagic and Island State (AIS) Forum 2023 di Bali pada 10-11 Oktober 2023.

“Dalam momentum ini, selain kita (KMHDI, red) mendukung pelaksanaan KTT AIS, juga sebagai konsistensi KMHDI Bali yang terlibat aktif dalam menyuarakan serta memberikan impact positif pada problematika ekologi,” ujar Ketua PD KMHDI Provinsi Bali I Putu Esa Purwita.

Lebih lanjut Esa sapaan akrabnya menyampaikan dengan diadakannya KTT AIS di Bali membuat para pelaku pariwisata secara tidak langsung mendapatkan stimulus.

Baca Juga  Polda Bali Galang Dukungan Sukseskan KTT AIS 2023

“Kami menyadari dengan adanya KTT AIS di Bali secara tidak langsung memberikan Stimulus terhadap masyarakat pelaku Pariwisata,” katanya.

Sementara itu, Koordinator Teknis dan Propaganda Aksi, I Gusti Putu Putra Mahardika menerangkan ada yang berbeda dalam aksi kali ini, dimana setelah melakukan orasi para peserta aksi mengajak seluruh masyarakat pengunjung Lapangan Renon untuk bersih-bersih sampah plastik.

“Pada momentum yang baik ini, kita mengemas aksi ini dengan cukup unik, diawali dengan mimbar, pernyataan sikap lalu yang paling penting kegiatan resik sampah plastik pasca Aksi,“ terangnya.

Lebih lanjut Ketua KMHDI Denpasar itu menyampaikan giat bersih sampah plastik tersebut sebagai ajakan kepada masyarakat yang berkunjung ke Lapangan Renon untuk lebih peduli pada lingkungan.

Baca Juga  Polda Bali Galang Dukungan Sukseskan KTT AIS 2023

“Salah satu cara sederhana siapa saja bisa melakukan, yang terpenting adalah niat minimal bisa menyingkirkan sampah- sampah yang susah terurai ini dari Keindahan Lapangan Renon saja lah, walaupun tidak semua, minimal gerak dulu,” tandasnya.

Reporter: Dewa Fathur