Badung – Politisi PDI-Perjuangan asal kabupaten Badung, I Bagus Alit Sucipta angkat bicara terkait baliho dirinya yang tersebar disepanjang jalan. Baliho itu terpampang hampir disetiap titik lampu merah, dari Kuta, Seminyak hingga Canggu dan Dalung.

Namun, Baliho itu nampaknya tidak memperlihatkan arah atau tujuan tertentu. Hanya bertuliskan ‘tagline dan nama pria yang akrab disapa Gus Bota.

Sementara disamping baliho itu, terpajang juga baliho pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Badung, I Wayan Suyasa dan I Wayan Disel Astawa.

Menanggapi hal itu, Gus Bota mengatakan, dirinya sama sekali tidak mengetahui pemasangan baliho tersebut. Kata dia, mungkin itu aspirasi masyarakat.

“Baliho itu saya tidak tau pemasangannya, mungkin aspirasi dari masyarakat,” ungkapnya kepada wacanabali.com saat dikonfirmasi via WhatsApp, pada Sabtu (15/6/24).

Baca Juga  Muncul di Bursa Pilbup Badung, Gus Bota: Tunggu Mekanisme dan Arahan DPP

Wakil Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI-Perjuangan Kabupaten Badung itu kemudian menegaskan bahwa meskipun namanya masuk dalam bursa pemilihan bupati Badung, namun hingga kini pihaknya masih menunggu rekomendasi dari DPP PDIP.

“Untuk pilkada Badung kita menunggu rekomendasi dari Ibu Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Ibu Megawati Soekarno Putri,” kata Gus Bota.

Kendati demikian, anggota DPRD provinsi Bali yang kini terpilih lagi untuk kedua kalinya itu, secara tegas mengatakan jika diberikan mandat atau rekomedasi, maka ia siap untuk tarung melawan Koalisi Indonesia Maju yang katanya berlanjut di Pilkada Badung.

“Kalo diberikan kepercayaan dan rekomendasi Oleh Ibu Ketua Umum DPP PDI Perjuangan saya siap,” tandasya.

Baca Juga  Sebut Ogah Lawan Kader Import, Siapakah Sosok Dimaksud WS?

Reporter: Yulius N