Badung – Karya teranyar milik Sutradara Garin Nugroho “Samsara” ditampilkan pertama kali di Indonesia pascadipertunjukkan secara perdana di Singapura pada 10 Mei 2024.

Indonesia Bertutur (Intur) menjadi panggung pertama Samsara, tepatnya di Peninsula, Nusa Dua, Bali, Jumat (16/8/24).
Samsara disebut-sebut sebagai film bisu hitam putih pertama di dunia yang menyuguhkan nuansa tradisi Bali. Film ini dibintangi oleh aktor kenamaan Indonesia Ario Bayu dan penari keturunan Indonesia-Australia, Juliet Widyasari.

Karya ini juga melibatkan sederet seniman berbakat di antaranya I Wayan Sudirana, Grup Gabber Modus Operandi Gus Bang Sada, Siko Setyanto, Maestro tari I Ketut Arini, Cok Sawitri, Aryani Willems, dan penari-penari dari Komunitas Bumi Bajra.

Baca Juga  Indonesia Bertutur 2024 Libatkan 900 Pelaku Budaya dari Dalam dan Luar Negeri

“Film ini menjadi contoh bagaimana budaya tradisional dapat dihidupkan kembali dalam konteks modern, mempertemukan seni masa lalu dengan inovasi masa kini,” ujar Garin.

Sementara itu, Direktur Perfilman, Musik dan Media Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, dan Riset (Kemendikbud Ristek) Ahmad Mahendra berharap event Indonesia Bertutur mampu mendekatkan generasi muda dengan kebudayaan yang ada di nusantara.

“Kami berharap melalui rangkaian acara Indonesia Bertutur 2024 masyarakat dapat merasakan kedekatannya dengan kekayaan budaya Indonesia dan dapat menjadi inspirasi tidak hanya bagi penggiat dan penikmat seni, tapi juga bagi masyarakat pada umumnya, terutama generasi muda, untuk lebih memahami dan memaknai warisan budaya kita untuk terus bertumbuh dan berkembang di masa depan,” tandasnya.

Baca Juga  Indonesia Bertutur 2024 Libatkan 900 Pelaku Budaya dari Dalam dan Luar Negeri

Untuk diketahui, film Samsara juga dijadwalkan akan melakukan world tour ke beberapa negara di dunia.

Reporter: Komang Ari