Usai Dilantik, Anggota DPRD Denpasar Ini Komitmen Tuntaskan Sampah
Denpasar – Anggota DPRD Kota Denpasar periode 2024-2029, Dr. Yonathan Andre Baskoro menyampaikan bahwa masalah sampah akan menjadi salah fokusnya untuk lima tahun mendatang.
Yonathan Baskoro mengatakan pemerintah Kota Denpasar sudah memiliki aturan tentang penggunaan sampah yang tertib. Namun, baginya implementasinya belum maksimal.
“Kalau Perda untuk membuang sampah sembarang itu Kota Denpasar sudah punya, tapi apakah cukup dengan sanksi saja buktinya implementasi belum berjalan dengan baik. Nah inilah yang akan kita evaluasi,” ungkap Yonathan Baskoro usai dilantik sebagai DPRD Kota Denpasar periode 2024-2029, Senin (19/8/24).
Lebih jauh, Ia menyampaikan masalah sampah harus menjadi perhatian serius seluruh stakeholder termasuk DPRD Kota Denpasar apalagi pemerintah, bahkan masyarakat.
“Kalau dari saya pribadi ketika berbicara mengenai sampah, yang pertama menjadi prioritas saya adalah mendorong kesadaran masyarakat untuk mau memilah sampahnya sendiri,” ujarnya.
Anggota DPRD Kota Denpasar ‘new comer’ itu mengaku bahwa yang sulit itu memilah sampah. Karena keterbatasan itulah maka ada biaya yang sangat besar dikeluarkan untuk pemilahan sampah.
“Sehingga dalam hal ini ketika masyarakat sudah memiliki kesadaran dan bersedia memilah itu akan sangat membantu pemerintah,” pungkasnya.
Reporter: Yulius N
Usai Dilantik, Anggota DPRD Denpasar Ini Komitmen Tuntaskan Sampah
Anggota DPRD Kota Denpasar periode 2024-2029, Dr. Yonathan Andre Baskoro menyampaikan bahwa masalah sampah akan menjadi salah fokusnya untuk lima tahun mendatang.
Yonathan Baskoro mengatakan pemerintah Kota Denpasar sudah memiliki aturan tentang penggunaan sampah yang tertib. Namun, baginya implementasinya belum maksimal.
“Kalau Perda untuk membuang sampah sembarang itu Kota Denpasar sudah punya, tapi apakah cukup dengan sanksi saja buktinya implementasi belum berjalan dengan baik. Nah inilah yang akan kita evaluasi,” ungkap Yonathan Baskoro usai dilantik sebagai DPRD Kota Denpasar periode 2024-2029, Senin (19/8/24).
Lebih jauh, Ia menyampaikan masalah sampah harus menjadi perhatian serius seluruh stakeholder termasuk DPRD Kota Denpasar apalagi pemerintah, bahkan masyarakat.
“Kalau dari saya pribadi ketika berbicara mengenai sampah, yang pertama menjadi prioritas saya adalah mendorong kesadaran masyarakat untuk mau memilah sampahnya sendiri,” ujarnya.
Anggota DPRD Kota Denpasar ‘new comer’ itu mengaku bahwa yang sulit itu memilah sampah. Karena keterbatasan itulah maka ada biaya yang sangat besar dikeluarkan untuk pemilahan sampah.
“Sehingga dalam hal ini ketika masyarakat sudah memiliki kesadaran dan bersedia memilah itu akan sangat membantu pemerintah,” pungkasnya.
Reporter: Yulius N

Tinggalkan Balasan