Pekerja Denpasar Suguhkan Tari Jaya Wira Wibawa, Soroti Tradisi Hingga Kemajuan Teknologi
Denpasar – Para pekerja di Denpasar tampilkan garapan tari kolosal bertajuk ‘Jaya Wira Wibawa’ saat perayaan Hari Buruh Sedunia atau May Day yang diselenggarakan di Dharma Negara Alaya, Kamis (1/5/25).
Ketua panitia tari Made Sudiatmika, mengatakan pertunjukan seni ini dipersiapkan selama sebulan, melibatkan seratus orang pekerja yang berasal dari 20 badan usaha.
Ia menuturkan, Tari Jaya Wira Wibawa sarat akan makna filosofis. ‘Jaya’ berarti kemenangan, sementara ‘Wira’ berarti kegigihan, serta ‘Wibawa’ bermakna penghormatan dan profesionalisme.
Unsur tersebut dimaknai sebagai sarana dalam merespons tantangan masa kini berupa kemajuan teknologi, khususnya kecerdasan buatan.
Di masa kini, para pekerja ditantang adaptif dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai tradisi yang ada.
“Sehingga kita wujudkan sebuah kemenangan dalam tugas kita sebagai seorang pekerja, di lingkungan bekerja, di rumah, maupun di masyarakat,” bebernya.
Sudiatmika berharap, Jaya Wira Wibawa dapat memberikan ruang berekspresi bagi para pekerja di Denpasar. Terutama dalam menunjukkan nilai yang mereka miliki.

“Jangan dianggap (kami) menjadi buruh saja. Kami menunjukkan sesuatu yang berbeda, ini lho mempunyai value. Kontribusi kami terhadap diri sendiri, terhadap perusahaan, untuk pemerintah, untuk pemerintah, sangat tinggi,” imbuhnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa mengapresiasi kreativitas para pekerja.
“Sangat-sangat bagus penampilannya bahwa ada adaptasi yang harus dilaksanakan oleh masing-masing pengusaha dan pekerja, untuk menghadapi perkembangan teknologi. Itu jalan cerita dari kolaborasi atraksi seni tadi,” kata dia.
Reporter: Komang Ari

Tinggalkan Balasan