Wacanabali.com, Klungkung – Desa Kusamba resmi diluncurkan sebagai Desa Maritim melalui Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Universitas Udayana (Unud). Peluncuran tersebut dilakukan Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra, di Ruang Rapat Kantor Desa Kusamba, Jumat (4/9).

Program tersebut diusung oleh Himpunan Mahasiswa Ilmu Keperawatan (HMIK) Fakultas Kedokteran Universitas Udayana dengan tajuk GARAM LAUT (Gerakan Masyarakat Berdaya Terpadu).

Melalui program tersebut, mahasiswa menghadirkan implementasi konsep Segara Kerthi dengan fokus pada Maritime Safety dan Blue Economy dalam upaya mewujudkan Desa Kusamba yang unggul melalui pengembangan potensi maritim.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra menyampaikan apresiasi kepada HMIK Fakultas Kedokteran Universitas Udayana atas kepedulian dan aksi nyata yang dilakukan di Desa Kusamba.

Baca Juga  Cermat ! Perindo Usung Pasangan Made Satria-Tjok Surya di Pilkada Klungkung

Menurutnya, Desa Kusamba memiliki potensi daya tarik serta sumber daya maritim yang sangat besar dan perlu terus dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Desa Kusamba memiliki potensi daya tarik dan sumber daya maritim yang sangat tinggi. Kehadiran adik-adik mahasiswa melalui program PPK Ormawa ini sangat penting untuk mendampingi masyarakat dalam mengoptimalkan potensi tersebut,” ujar Wabup Tjok Surya.

Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya komitmen bersama dalam menjaga ekosistem laut dan kelestarian kawasan pesisir. Penerapan konsep ekonomi biru atau blue economy, menurutnya, harus berjalan beriringan dengan upaya menjaga keberlanjutan lingkungan.

Selain itu, penguatan aspek keselamatan maritim atau maritime safety dinilai menjadi bagian penting dalam mendukung aktivitas masyarakat pesisir serta pengembangan potensi kelautan secara berkelanjutan.

Baca Juga  Buka AKSIKU 2026, Bupati Satria Dorong Kebangkitan Seni dan Budaya Klungkung

“Program kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas masyarakat pesisir, meningkatkan aspek keselamatan dan kesehatan warga, serta memajukan perekonomian Desa Kusamba berbasis potensi kelautan,” harapnya.

Program PPK Ormawa tersebut diharapkan dapat menjadi wadah kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah daerah, pemerintah desa, serta masyarakat dalam mengoptimalkan potensi bahari yang dimiliki Desa Kusamba.

Dengan pengembangan potensi maritim yang berorientasi pada keberlanjutan, Desa Kusamba diharapkan mampu tumbuh sebagai kawasan pesisir yang unggul tanpa mengesampingkan kelestarian ekosistem laut dan lingkungan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klungkung I Putu Widiada, Camat Dawan I Dewa Gede Widiantara, jajaran civitas akademika Fakultas Kedokteran Unud, pengurus HMIK, perangkat Desa Kusamba, tokoh masyarakat setempat, serta tim mahasiswa PPK Ormawa.

Baca Juga  Buka TI IPLBI ke-14, Gubernur Koster Serukan Sinergi AI, Budaya, dan Keberlanjutan