Wacanabali.com, Jembrana – Kebakaran melanda rumah sekaligus tempat usaha pembuatan paper bag di Jalan Sawa Gede, Banjar Tegal Badeng, Desa Tegal Badeng Timur, Kabupaten Jembrana, Bali, Senin (19/10/26) malam. Insiden tersebut menghanguskan sekitar 3 ton tumpukan kertas bahan baku paper bag dan peralatan produksi.

Kebakaran diketahui pemilik usaha, Ismi, warga Loloan Barat sekitar pukul 18.30 Wita. Pemilik mengetahui tempat usahanya terbakar melalui kamera pengawas atau CCTV. Menurutnya api diketahui berasal dari bagian belakang tempat usaha.

Akibat kejadian tersebut, api menghanguskan bangunan beserta isinya seperti sejumlah bahan baku dan perlengkapan produksi. Saat kejadian tempat usaha tersebut sedang kosong.
“Semua hangus terbakar termasuk sekitar 3 ton kertas bahan baku pembuatan paper bag, mesin dan peralatan kerja. Saat kejadian memang sedang kosong karena dua karyawan sedang mengambil nasi,”jelas Ismi.

Petugas pemadam kebakaran Kabupaten Jembrana mengerahkan empat unit mobil damkar untuk menangani kebakaran tersebut. Setelah proses pemadaman, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.00 Wita. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Kasatpol PP Kabupaten Jembrana, I Ketut Eko Susila Artha Permana, mengatakan kebakaran tersebut menjadi perhatian, terlebih lokasi yang terbakar juga digunakan sebagai tempat usaha produksi paper bag.
“Banyaknya material mudah terbakar jadi pemicu api cepat membesar. Kita kerahkan empat unit mobil damkar untuk melakukan penanganan, hingga api berhasil kita dipadamkan,” ungkapnya.

Terkait dugaan penyebab kebakaran, Eko Susila menyebutkan bahwa berdasarkan informasi awal, insiden tersebut diperkirakan dipicu korsleting listrik. Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih perlu dipastikan lebih lanjut.
“Dugaan sementara akibat korsleting listrik, penyebab pasti masih dalam penyelidikan aparat kepolisian,” ujarnya.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran tersebut menyebabkan kerugian material yang cukup besar. Masyarakat, khususnya pemilik usaha, diimbau untuk memastikan instalasi listrik dan peralatan produksi dalam kondisi aman guna mencegah kejadian serupa.

Pantauan dilokasi, usai api berhasil dipadamkan, tim inafis Polres Jembrana langsung melakukan olah tempat kejadian. Polisi melakukan pemeriksaan mulai dari titik awal api muncul, serta sejumlah barang yang ikut hangus terbakar.

Akibat kejadian tersebut sempat membuat arus lalu lintas tersendat. Banyaknya warga yang melintas memilih berhenti menyaksikan kebakaran tersebut. Aparat kepolisian dari Satlantas Polres Jembrana melakukan pengaturan lalu lintas dan menghalau warga yang berhenti di bahu jalan.