Wacanabali.com, Denpasar – Gubernur Bali Wayan Koster mengajak seluruh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk terus menjaga kekompakan dan memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan serta mendukung pembangunan Bali. Hal tersebut disampaikan saat menghadiri acara pisah sambut Pangdam IX/Udayana di Aula Supardi Lantai III Makodam IX/Udayana, Rabu (21/10/2026).

Acara tersebut menandai pergantian jabatan Pangdam IX/Udayana dari Mayjen TNI Piek Budyakto kepada Mayjen TNI Made Putra Widiastawa. Mayjen TNI Piek Budyakto selanjutnya mengemban tugas sebagai Pangdam V/Brawijaya yang berkedudukan di Kota Malang.

Dalam sambutannya, Koster menyampaikan ucapan selamat kepada Mayjen TNI Made Putra Widiastawa yang kini mengemban amanah sebagai Pangdam IX/Udayana. Ia juga mengucapkan selamat bertugas kepada Mayjen TNI Piek Budyakto dalam menjalankan tugas barunya.

Koster mengatakan, selama ini kerja sama antara Pemerintah Provinsi Bali dan jajaran Forkopimda telah terjalin dengan sangat baik. Kekompakan tersebut menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas daerah sekaligus memastikan berbagai program pembangunan berjalan dengan baik.

Baca Juga  Gubernur Koster Perkuat Kawasan Rendah Emisi, Bali Bidik Emisi Nol Bersih 2045

“Kami selalu solid dan kompak, dalam suka maupun duka bekerja menjaga Bali,” ujarnya.

Menurut Koster, meskipun Bali memiliki wilayah yang relatif kecil, Pulau Dewata mempunyai posisi istimewa sebagai salah satu destinasi pariwisata dunia. Karena itu, setiap persoalan yang terjadi di Bali berpotensi mendapat perhatian luas hingga tingkat internasional.

“Sedikit saja terjadi sesuatu di Bali, maka pengaruhnya tidak hanya akan dirasakan di tingkat lokal. Tapi akan menjadi berita di seluruh dunia,” katanya.

Oleh karena itu, Gubernur Bali dua periode tersebut mengajak seluruh jajaran Forkopimda untuk senantiasa menjaga keharmonisan, kekompakan, dan koordinasi dalam menghadapi berbagai tantangan daerah. Sinergi lintas sektor juga diperlukan untuk mendukung keberlanjutan pembangunan dan menjaga situasi Bali tetap kondusif.

Dalam kesempatan itu, Koster turut mengapresiasi dukungan TNI dan Polri dalam menangani persoalan distribusi bahan bakar minyak (BBM) yang sempat menimbulkan antrean di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Bali.

Baca Juga  Bangun MRT, Gubernur Koster Gandeng Pemerintah Korea

Ia menyampaikan, Pangdam IX/Udayana saat itu memberikan dukungan melalui pengerahan prajurit untuk membantu mengatur antrean di SPBU sekaligus menjadi operator guna mempercepat pelayanan kepada masyarakat.

Dukungan serupa juga diberikan Polda Bali melalui pengawalan mobil tangki pengangkut BBM dari depo menuju SPBU serta pengerahan personel untuk mengatur antrean agar tidak memperparah kemacetan.

“Terima kasih kepada Bapak Pangdam dan Kapolda beserta jajaran karena telah bekerja keras mengatasi persoalan tersebut. Saat ini, situasi Bali sudah sangat kondusif,” ucap Koster.

Sementara itu, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Made Putra Widiastawa menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Bali dan seluruh jajaran Forkopimda atas sambutan hangat yang diberikan kepadanya.

Sebagai sesama alumni SMAN 1 Singaraja, Made Putra Widiastawa mengaku mengenal Koster dengan baik. Ia bahkan mengungkapkan kekagumannya terhadap sosok Koster yang dinilainya cerdas.

Baca Juga  Koster Siapkan Sanksi bagi Hotel hingga Mal yang Tak Bisa Kelola Sampah

Bagi Made Putra Widiastawa, mendapat amanah untuk mengabdi di tanah kelahiran merupakan sebuah kehormatan sekaligus kebahagiaan. Ia menegaskan komitmennya untuk mendedikasikan diri bagi daerah dan masyarakat Bali selama menjalankan tugas sebagai Pangdam IX/Udayana.

Ia juga memohon dukungan dari jajaran Forkopimda dan seluruh elemen masyarakat agar pelaksanaan tugas dapat berjalan dengan baik. Menurutnya, keberhasilan menjaga stabilitas keamanan dan mendukung pembangunan daerah membutuhkan kerja sama seluruh pihak, termasuk tokoh masyarakat.

Made Putra Widiastawa menegaskan akan melanjutkan sinergi dan kerja sama yang telah dibangun oleh pejabat sebelumnya. Ia menilai kolaborasi yang baik merupakan modal utama untuk menjaga stabilitas serta menyukseskan pembangunan di Bali.

Pada kesempatan yang sama, Mayjen TNI Piek Budyakto menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Bali, jajaran Forkopimda, dan seluruh masyarakat Bali atas dukungan selama dirinya menjabat sebagai Pangdam IX/Udayana selama 18 bulan.

“Kami merasa sangat terbantu dalam menjalankan tugas,” pungkasnya.