Wacanabali.com, Jembrana – Tiga Tempat Hiburan Malam di wilayah Kabupaten Jembrana, kembali menjadi sasaran Tim Gabungan, Sabtu (24/20/26 malam hingga Minggu (25/10/25) dini hari. Selain melakukan penggeledahan tempat dan barang bawaan, petugas juga melakukan tes urine belasan pekerja atau wetris.

Tim gabungan terdiri dari Satuan Reserse Narkotika (Satresnarkoba) , Satuan Siedokkes Polres Jembrana dan Satpol PP Kabupaten jembrana. Operasi gabungan tersebut menyasar peredaran dan penyalahgunaan narkotika di Kabupaten Jemrbana terutama di tempat hiburan malam.

Dalam kegiatan tersebut tiga lokasi menjadi sasaran yakni Cafe Victoria di Kelurahan Lelateng dan dilanjutkan dua titik lokasi di wilayah Desa Baluk, yakni Cafe BI dan Parivara.

Baca Juga  Polres Jembrana Bekuk 6 Pengedar Narkoba

Petugas melakukan penggeledahan barang bawaan dalam tas pekerja, ruangan hall maupun room karaoke dan fasilitas lainnya, setelah sebelumnya petugas memberikan arahan terkait tujuan inspeksi mendadak (sidak) tersebut.

Kasat Resnarkoba Polres Jembrana AKP IG Ngurah MD. Dwi A. Kumara, mewakili Kapolres Jembrana, AKBP Cheery SM. Simamora, mengungkapkan razia gabungan terkait dengan pemberantasan sarang narkoba di Indonesia, khususnya di wilayah hukum Polres Jembrana. kegiatan ini merupakan program langsung dari Kapolri, Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto.
“Malam ini ada tiga tempat yang kami datangi dan akan kami lakukan terus secara masif. Target kami adalah memulihkan pengguna, melumpuhkan bandar dan mewujudkan kampung bebas dari narkotik. Polisi bersama masyarakat,” ungkapnya saat dikonfirmasi awak media disela-sela kegiatan.

Baca Juga  Enam Pejabat Teras Polres Jembrana Berganti

Pihaknya juga mengatakan, bahwa kegiatan bersih-bersih narkoba ini sudah dilaksanakan sejak sebulan terkahir, mulai dari wilayah Desa Delod Berawah, Kecamatan Mendoyo, Kelurahan Sangkaragung dan Dauhwaru, Kecamatan Jembrana serta terakhir di Kecamatan Negara.
“Ini sudah tiga hingga empat kali kami laksanakan di tempat hiburan malam. Namun kegiatan secara masif di tempat tempat yang kami curigai kami laksanakan setiap hari,” jelasnya.

Selain melakukan penggeledahan , juga dilakukan tes urine sebanyak 14 pekerja yang terjaring operasi di tiga lokasi tersebut. Dari belasan orang keselurahan dinyatakan negatif dan dalam operasi dinyatakan nihil temuan narkotika.