Denpasar – Manajemen PT. Kreasi Bali Prima sebagai perusahaan sektor industri pariwisata dan hiburan yang menaungi Atlas Super Club menggelar upacara Guru Piduka di Pura Desa Lan Puseh Desa Adat Berawa, Banjar Berawa, Tibubeneng, Kuta Utara, Badung.

Kepala Humas Atlas, Tommy Dimas mengatakan upacara tersebut sebagai wujud nyata permohonan maaf secara niskala kepada Dewa atau leluhur atas insiden.

“Upacara Guru Piduka ini dilaksanakan dengan sarana sesajen lengkap yang disiapkan oleh para pemangku dan penglinsir pura setempat,” ungkap Dimas usai Upacara Piduka di Pura Desa Lan Puseh Desa Adat Berawa, Sabtu (8/2/2025).

Lebih lanjut, Kepala Humas Atlas itu juga mengatakan, sebelumnya manajemen Atlas sudah memenuhi dan merespon Surat Teguran dari PHDI Bali dan LBH KMHDI untuk melakukan permohonan maaf secara terbuka, serta menyelenggarakan Upacara Guru Piduka.

Baca Juga  Kontroversi Gambar Dewa Siwa di Klub Malam, Kadispar Bali Angkat Bicara

Selain itu Dimas menyampaikan, sejak (3/2/2025), sejumlah mediasi dan audiensi juga sudah dilakukan terhadap berbagai instansi terkait di Bali. Mulai dari pemuka agama, aparat keamanan, anggota perwakilan rakyat, organisasi masyarakat.

Atlas juga sudah melakukan pertemuan dengan Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Bali, PHDI Bali, DPRD Bali, DPRD Badung, SatPol PP dan pihak kepolisian.

“Ini semua dilakukan sebagai bukti kerendahan hati kami, wujud permohonan maaf kami atas insiden yang dilakukan dengan tidak sengaja tersebut,” pungkas Dimas.

Reporter: Yulius N