Badung – Pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Badung I Wayan Suyasa bersama I Wayan Disel Astawa memiliki cara untuk merawat tradisi adat istiadat masyarakat (Krama) Badung melalui program 1 miliar per banjar adat.

Wayan Suyasa mengatakan program tersebut merupakan salah satu upaya merawat tradisi adat istiadat Krama Badung yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Karena itu, menurut Wakil Ketua DPRD Kabupaten Badung itu, pemerintah mesti hadir untuk memberikan apresiasi sekaligus mendukung sebagai upaya pelestarian tradisi adat istiadat Krama Badung.

“Program 1 miliar per banjar adat yang kami tawarkan, jika kami (Paslon Wasudewa) diberikan kesempatan memimpin Badung, itu merupakan penghargaan kepada mereka (Krama) yang melaksanakan upacara adat, salah satunya pemotongan gigi masal,” kata Wayan Suyasa kepada wartawan saat ditemui di salah satu upacara adat di Mengwi, Selasa (3/7/24).

Baca Juga  Pileg 2024, Suyasa Targetkan Golkar Penuhi 12 Kursi DPRD

Ketua DPD Partai Golkar Badung itu kemudian menyakini, mereka mampu menjalankan program tersebut lantaran APBD dari sektor pariwisata sangat mumpuni.

“Tyang (saya-red) kira program ini akan berjalan dengan baik dengan APBD yang ada, kita bisa alokasikan untuk kepentingan Krama Badung,” jelasnya.

Lebih lanjut, Suyasa mengatakan program tersebut nantinya akan dibuatkan regulasi. Sehingga pemanfaatannya jelas dan tepat sasar untuk 546 Banjar Adat yang ada di kabupaten Badung.

“Kiranya Kita harus perlu regulasi, tapi yang jelas per tahun itu pasti ada,” pungkasnya.

Reporter: Yulius N