Denpasar – Persembahyangan Imlek di Griya Konco Dwipayana, Denpasar, tidak hanya diikuti oleh warga lokal, tetapi juga menarik perhatian Warga Negara Asing (WNA).

Salah satu WNA asal Kolombia, Maria Catalina mengungkapkan, ini merupakan kali keduanya melaksanakan persembahyangan di Griya Konco Dwipayana.

Menurutnya, akulturasi budaya yang kental di tempat ini memberikan nuansa yang berbeda.

“Sangat indah, meskipun kita tidak berlatih agama yang sama kita akan merasa diberkati,” terangnya kepada awak media, Rabu (29/1/25).

Sebelumnya diberitakan, Griya Kongco Dwipayana, Denpasar dipadati umat pada Hari Raya Imlek 2576 Kongzili.

Persembahyangan tersebut tidak hanya diikuti oleh masyarakat Tionghoa, tetapi juga oleh umat Hindu yang ada di Bali.

Baca Juga  Menjelang Imlek, Pedagang Barongsai Mini Mulai Ramai di Denpasar

Pemucuk Griya Kongco Dwipayana, Ida Bagus Adnyana menerangkan, persembahyangan dilaksanakan dengan menyesuaikan kepercayaan dari masing-masing umat.

“Kalau umat mau keyakinan secara adat Bali ya, dia sembahyang secara Bali. Kalau dia juga mau sembahyang secara tradisi Cina, dia jalankan juga,” paparnya.

Reporter: Komang Ari