Wacanabali.com, Denpasar – Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kesehatan melakukan pemeriksaan kesehatan dan membagikan vitamin kepada petugas stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), aparat kepolisian, serta TNI yang berjaga di sejumlah titik SPBU, Sabtu (17/10/2026).

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap kondisi kesehatan para petugas yang bekerja lebih lama dari biasanya untuk melayani masyarakat di tengah antrean panjang kendaraan akibat gangguan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Bali.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, dr. Anak Agung Ayu Agung Candrawati, didampingi Sekretaris Dinas Kesehatan, dr. Anak Agung Ngurah Gede Dharmayuda, menjelaskan bahwa kegiatan pemeriksaan dan pemantauan kesehatan tersebut dilaksanakan secara serentak oleh jajaran petugas puskesmas di seluruh wilayah Kota Denpasar.

Baca Juga  Denpasar Tengah Persiapkan Layanan Pemeriksaan Kesehatan Gratis Bagi Masyarakat yang Ulang Tahun

Sejumlah lokasi yang menjadi sasaran kegiatan di antaranya SPBU Jalan Ahmad Yani, SPBU Gatot Subroto, SPBU wilayah Tangtu, SPBU Jalan Buana Raya, serta beberapa SPBU lainnya.

Menurut dr. Agung Candrawati, pemeriksaan ini bertujuan mengantisipasi gangguan kesehatan yang berpotensi dialami petugas akibat kelelahan selama menjalankan tugas di tengah meningkatnya aktivitas pelayanan BBM.

Adapun pemeriksaan yang dilakukan meliputi pengecekan tekanan darah atau tensi serta kondisi kesehatan secara umum. Selain itu, petugas juga diberikan vitamin untuk membantu menjaga kondisi tubuh selama bertugas.

“Adapun pemeriksaan dan pemantauan kesehatan ini meliputi pengecekan tensi dan kondisi kesehatan secara umum. Kami juga memberikan asupan vitamin untuk menunjang kondisi para petugas SPBU,” ungkap dr. Agung Candrawati.

Baca Juga  Denpasar Tambah 4 Unit Bus Sekolah, Target Beroperasi Awal Tahun Ajaran Baru 2025/2026

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Denpasar, dr. Agung Dharmayuda, menegaskan bahwa pihaknya juga menyiapkan penanganan medis bagi petugas yang mengalami kelelahan atau gangguan kesehatan saat menjalankan tugas.

Petugas puskesmas akan memberikan obat-obatan maupun tindakan medis lainnya sesuai dengan kondisi kesehatan yang ditemukan di lapangan.

“Pemberian obat-obatan ataupun tindakan medis lainnya akan segera diberikan jika ada petugas yang mengalami gangguan kesehatan,” jelasnya.

Melalui kegiatan tersebut, Pemkot Denpasar berharap kondisi kesehatan petugas SPBU, aparat kepolisian, dan TNI tetap terjaga sehingga mereka dapat menjalankan tugas dengan baik dalam membantu masyarakat menghadapi antrean BBM.

Pemantauan kesehatan ini juga menjadi bagian dari upaya pelayanan kesehatan langsung kepada masyarakat, khususnya bagi petugas yang berada di garis depan dalam menjaga kelancaran pelayanan di SPBU selama terjadinya gangguan distribusi BBM di Bali.

Baca Juga  Sampah Masalah Klasik Denpasar, Pemerintah Tak Pernah Mau Belajar