SPPG 3T Kutampi Diresmikan, Klungkung Perkuat Program Gizi dan Ekonomi Masyarakat
Wacanabali.com, Klungkung – Pemerintah Kabupaten Klungkung terus mendukung peningkatan kualitas gizi masyarakat sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi lokal melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Komitmen tersebut ditunjukkan melalui peresmian Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T) di Kutampi, Kecamatan Nusa Penida, Rabu (14/10), yang dihadiri Bupati Klungkung I Made Satria.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati I Made Satria menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Klungkung untuk mendukung pelaksanaan program strategis nasional, khususnya dalam meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat dan mencegah stunting sejak dini.
Menurutnya, pemenuhan gizi yang baik merupakan salah satu faktor penting dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas untuk menyongsong Indonesia Emas 2045.
“Kami sadar betul bahwa investasi terbaik untuk menuju Indonesia Emas 2045 adalah dengan menyiapkan sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan bebas dari stunting sejak dini,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga higienitas serta kualitas gizi makanan yang didistribusikan kepada penerima manfaat. Menurutnya, standar keamanan pangan dan mutu makanan harus menjadi perhatian utama agar program MBG dapat memberikan manfaat secara optimal.
Selain meningkatkan kualitas gizi, keberadaan SPPG di wilayah kepulauan Klungkung diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat setempat.
Bupati Satria menjelaskan, kondisi geografis wilayah kepulauan yang meliputi Nusa Penida, Nusa Lembongan, dan Nusa Ceningan memiliki tantangan tersendiri, terutama dalam distribusi logistik dan pemenuhan kebutuhan bahan pangan.
Karena itu, ia mendorong agar operasional SPPG dapat mengoptimalkan pemanfaatan produk dan potensi lokal sehingga mampu menggerakkan perekonomian masyarakat sekaligus membuka peluang kerja bagi warga sekitar.
“Kami mendorong agar operasional SPPG di Klungkung ini dapat mengoptimalkan pemanfaatan produk dan potensi lokal demi menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar,” tambahnya.
Dorongan tersebut sejalan dengan arahan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang hadir langsung dalam peresmian. Ia menekankan bahwa pelaksanaan program MBG perlu terus dikawal agar tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan nutrisi, tetapi juga memberikan dampak terhadap pemberdayaan ekonomi kerakyatan dan penyerapan tenaga kerja lokal.
Sementara itu, Kepala Badan Gizi Nasional yang mengikuti kegiatan secara virtual melalui Zoom Meeting menyampaikan bahwa perluasan layanan dapur MBG akan terus didorong, termasuk di daerah-daerah terpencil. Ia juga meminta kepala daerah berperan aktif dalam memantau operasional SPPG agar kualitas pelayanan dan pelaksanaan program tetap terjaga.
Peresmian SPPG 3T Kutampi menjadi salah satu upaya memperluas jangkauan layanan pemenuhan gizi di wilayah kepulauan. Melalui sinergi pemerintah pusat dan daerah, program ini diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat perputaran ekonomi lokal di Kabupaten Klungkung.

Tinggalkan Balasan